Banyak pengguna Mac hanya memanfaatkan segelintir kemampuan sistem operasi ini. Padahal, di balik antarmuka minimalisnya, macOS menyimpan puluhan fitur canggih yang bisa meningkatkan produktivitas, kenyamanan, dan personalisasi secara drastis. Mulai dari pintasan Terminal yang mengubah perilaku Finder hingga trik aksesibilitas yang belum banyak dijamah, semua bisa diaktifkan hanya dalam beberapa langkah. Artikel ini akan membongkar fitur-fitur tersembunyi tersebut lengkap dengan panduan mengaktifkannya. Tidak perlu aplikasi tambahan—cukup gunakan pengaturan bawaan atau perintah sederhana.
1. Tampilkan Path Bar di Finder Secara Permanen

Fitur path bar memudahkan navigasi dengan memperlihatkan struktur folder lengkap di bagian bawah jendela Finder. Ini sangat berguna saat Anda sering bekerja dengan subfolder dalam dan ingin melompat ke direktori induk dengan satu klik.
Cara mengaktifkannya cukup mudah. Buka Finder, lalu klik menu “View” di bilah atas dan pilih “Show Path Bar”. Seketika bilah jalur akan muncul di bagian bawah. Untuk menyembunyikannya kembali, cukup ulangi langkah yang sama dan pilih “Hide Path Bar”.
Namun, banyak yang tidak tahu bahwa path bar ini bisa juga dijadikan alat drag-and-drop file. Klik ikon folder di bilah jalur sambil menahan Command untuk membuka folder tersebut di jendela baru. Sementara itu, drag file ke salah satu folder di path bar akan langsung memindahkannya ke lokasi tersebut tanpa perlu membuka Finder baru.
2. Tambahkan Spacer Kosong ke Dock untuk Mengelompokkan Aplikasi

Dock yang rapi membantu Anda menemukan aplikasi lebih cepat. Sayangnya, macOS tidak menyediakan pemisah antarkelompok ikon secara langsung. Namun, ada trik Terminal yang memungkinkan penambahan spacer transparan sebagai pemisah visual.
Buka Terminal dan jalankan perintah berikut: defaults write com.apple.dock persistent-apps -array-add '{"tile-type"="spacer-tile";}'; killall Dock. Setelah Dock merestart, Anda akan melihat spacer kosong di sisi aplikasi. Seret spacer tersebut untuk mengatur posisinya seperti ikon biasa.
Ingin menambah spacer di sisi dokumen atau folder yang baru dibuka? Gunakan perintah serupa dengan mengganti persistent-apps menjadi persistent-others. Untuk menghapus spacer, cukup klik kanan padanya dan pilih “Remove from Dock” atau seret keluar Dock hingga muncul ikon “Remove”.
3. Ubah Format Screenshot Default dari PNG ke JPG

Secara bawaan, tangkapan layar di Mac disimpan dalam format PNG dengan ukuran file yang relatif besar. Jika Anda sering membagikan screenshot melalui email atau platform chat, format JPG yang lebih ringkas akan menghemat bandwidth dan ruang penyimpanan.
Ketikan perintah ini di Terminal: defaults write com.apple.screencapture type jpg lalu tekan Enter. Setelah itu, restart SystemUIServer dengan perintah killall SystemUIServer agar perubahan langsung berlaku.
Selain JPG, Anda bisa mengganti “jpg” dengan format lain seperti “png”, “gif”, “tiff”, atau “pdf”. Untuk mengembalikan ke pengaturan awal, jalankan defaults delete com.apple.screencapture type dan restart SystemUIServer. Trik ini juga bisa dikombinasikan dengan mengubah lokasi penyimpanan default screenshot melalui app Screenshot (Command+Shift+5).
4. Sembunyikan File dan Folder Tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

Alih-alih mengunduh aplikasi penyembunyi file, Anda bisa memanfaatkan perintah Terminal chflags hidden yang sudah ada sejak era Unix. Fitur ini menyembunyikan item dari Finder tanpa memindahkannya ke tempat lain.
Buka Terminal, ketik chflags hidden diikuti spasi, lalu seret file atau folder yang ingin disembunyikan ke jendela Terminal untuk memasukkan path-nya secara otomatis. Tekan Enter dan item tersebut akan lenyap dari tampilan Finder. Untuk melihatnya kembali, gunakan chflags nohidden diikuti path yang sama.
Perlu diingat, file tersembunyi ini tetap terlihat jika Anda menekan Command+Shift+Titik (.) di Finder untuk menampilkan semua item tersembunyi. Jadi metode ini lebih cocok untuk merapikan tampilan, bukan untuk keamanan data yang serius.
5. Aktifkan “Save As” Kembali Seperti di Versi macOS Lama

Sejak macOS Lion, menu “Save As” digantikan oleh “Duplicate” yang sering membingungkan. Beruntung, Anda bisa mengembalikan fungsi klasik ini melalui pintasan keyboard tersembunyi.
Buka menu File di aplikasi apa pun yang mendukung penyimpanan (misalnya Pages atau TextEdit). Tahan tombol Option di keyboard, dan opsi “Duplicate” akan langsung berubah menjadi “Save As…”. Pilih untuk menyimpan dokumen dengan nama atau format baru tanpa mengubah berkas asli.
Untuk membuat pintasan permanen tanpa menekan Option, buka System Settings > Keyboard > Keyboard Shortcuts > App Shortcuts. Klik “+”, pilih aplikasi target, masukkan “Save As…” persis seperti yang muncul di menu, lalu tetapkan kombinasi seperti Command+Shift+S. Kini Anda bisa menyimpan versi baru setiap saat.
6. Gunakan Hot Corners untuk Produktivitas Kilat

Hot Corners memungkinkan Anda menjalankan aksi sistem hanya dengan menggerakkan kursor ke sudut layar. Bisa untuk mengunci layar, membuka Mission Control, mematikan monitor, atau memulai screen saver.
Buka System Settings > Desktop & Dock, lalu gulir ke bawah dan klik tombol “Hot Corners…”. Anda akan melihat empat menu tarik-turun mewakili tiap sudut layar. Pilih aksi dari daftar panjang, termasuk “Start Screen Saver”, “Disable Screen Saver” (untuk mencegah screen saver aktif saat presentasi), atau “Mission Control”.
Untuk mencegah aksi tidak sengaja, tahan tombol Option, Command, Shift, atau Control saat memilih aksi. Dengan begitu, Hot Corner hanya bekerja jika Anda menekan tombol modifikasi tersebut ketika kursor menyentuh sudut. Ini solusi sempurna bagi yang sering tanpa sengaja memicu Mission Control.
7. Pindahkan Ikon Menu Bar dengan Mudah

Sejak macOS Big Sur, Anda bisa menyusun ulang ikon di menu bar hanya dengan menyeretnya sambil menekan tombol Command. Fitur ini tidak terdokumentasi dengan jelas sehingga banyak yang beranggapan perlu aplikasi tambahan.
Klik dan tahan tombol Command, lalu seret ikon menu bar ke posisi yang diinginkan. Ini berlaku untuk ikon bawaan seperti Wi-Fi, Bluetooth, dan baterai, maupun ikon aplikasi pihak ketiga. Jika ingin menghilangkan ikon sepenuhnya, tahan Command dan seret keluar dari menu bar hingga muncul tanda “x”, lalu lepaskan.
Cara ini jauh lebih cepat daripada membuka System Settings setiap kali ingin menata ulang. Cocok untuk membersihkan menu bar yang penuh tanpa menghapus aplikasi induknya.
8. Buka Panel Keyboard Viewer untuk Karakter Spesial

Keyboard Viewer menampilkan layout keyboard secara real-time dan memudahkan pengetikan karakter spesial seperti ©, ™, atau huruf dengan aksen. Meski jarang dibahas, ini adalah fitur bawaan yang sangat membantu bagi penulis multibahasa.
Pertama, aktifkan Input menu di menu bar. Buka System Settings > Keyboard, lalu aktifkan “Show Input menu in menu bar”. Klik ikon bendera atau karakter di menu bar, lalu pilih “Show Keyboard Viewer”. Keyboard virtual akan muncul dan menunjukkan tombol mana yang ditekan, termasuk saat Anda menahan Option atau Shift untuk melihat karakter alternatif.
Untuk mengetik simbol, lihat posisinya di keyboard virtual lalu tekan kombinasi tombol yang sesuai. Misalnya, Option+2 menghasilkan ™, Option+Shift+K menghasilkan (logo Apple). Keyboard Viewer juga bisa diperbesar dengan menyeret sudutnya, sehingga lebih nyaman dipantau di layar besar.
9. Percepat Respons Trackpad dengan Mengurangi Delay Klik Kanan

Bagi yang mengandalkan klik dua jari untuk menu konteks, sedikit penundaan bisa mengganggu ritme kerja. macOS menyediakan pengaturan tersembunyi untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan jeda tersebut.
Buka Terminal dan masukkan defaults write NSGlobalDomain com.apple.trackpad.secondaryClickDelay -float 0. Nilai 0 menghilangkan delay sepenuhnya. Anda bisa menggunakan angka desimal seperti 0.3 untuk memberikan sedikit jeda. Jalankan killall Dock atau logout agar perubahan berlaku.
Untuk mengembalikan jeda default (sekitar 0.5 detik), hapus pengaturan dengan defaults delete NSGlobalDomain com.apple.trackpad.secondaryClickDelay. Trik ini tidak memengaruhi kekuatan klik, hanya respon waktu, sehingga aman diterapkan pada semua model MacBook dan Magic Trackpad.
10. Aktifkan Mode “Single Application” untuk Fokus Ekstrem

Mode ini menyembunyikan semua jendela aplikasi lain saat Anda beralih ke satu aplikasi tertentu, menciptakan lingkungan fokus bebas gangguan. Tidak banyak yang tahu karena pengaturannya tersembunyi di Terminal.
Jalankan perintah: defaults write com.apple.dock single-app -bool true; killall Dock. Setelah itu, setiap kali Anda mengklik ikon aplikasi di Dock, semua aplikasi lain akan otomatis tersembunyi. Klik lagi ikon yang sama akan memunculkan kembali jendela-jendela yang tersembunyi.
Untuk menonaktifkan mode ini, jalankan defaults write com.apple.dock single-app -bool false; killall Dock. Fitur ini sempurna bagi penulis, programmer, atau siapa pun yang mudah teralihkan oleh notifikasi dan jendela bertumpuk.
11. Rekam Layar dengan QuickTime Player Tanpa Perlu Aplikasi Tambahan

QuickTime Player tidak hanya memutar video. Ia memiliki perekam layar bawaan yang bisa merekam layar penuh atau area tertentu lengkap dengan audio. Ini sudah ada sejak lama namun sering terabaikan karena pengguna cenderung mencari aplikasi perekam khusus.
Buka QuickTime Player dari folder Applications. Klik menu File dan pilih “New Screen Recording”. Panel kontrol mini akan muncul. Klik tombol Options untuk memilih sumber mikrofon, apakah ingin menampilkan klik mouse, atau menyetel timer hitung mundur. Klik tombol rekam, lalu pilih area atau klik layar untuk merekam semuanya.
Saat selesai, klik ikon stop di menu bar. Video hasil rekaman bisa langsung diedit (trim) di QuickTime sebelum diekspor ke format 4K atau 1080p. Fitur ini sangat berguna untuk membuat tutorial singkat tanpa instalasi software tambahan.
12. Zoom Layar Sepenuhnya dengan Gerakan Trackpad Tersembunyi

Fitur zoom aksesibilitas di macOS lebih canggih dari sekadar memperbesar teks. Anda bisa memperbesar seluruh layar atau area tertentu secara real-time dengan gerakan scroll yang dimodifikasi.
Buka System Settings > Accessibility > Zoom. Aktifkan “Use scroll gesture with modifier keys to zoom”. Secara default, Anda menahan Control lalu mengusap dua jari ke atas/bawah di trackpad atau menggunakan scroll wheel mouse. Layar akan memperbesar area di sekitar kursor dengan mulus.
Di pengaturan yang sama, aktifkan “Enable Hover Text” untuk memperbesar teks di bawah kursor dengan menekan Command. Anda juga bisa mengubah gaya zoom menjadi “Picture-in-picture” yang menampilkan lensa zoom mengambang. Cocok untuk desainer grafis atau mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan.
13. Tampilkan Inspektur Web di Safari Tanpa Mode Developer

Inspektur Web mirip seperti “Inspect Element” di Chrome, memungkinkan Anda melihat kode sumber halaman, CSS, dan konsol JavaScript. Fitur ini tersembunyi karena memerlukan pengaktifan menu Develop.
Buka Safari > Settings > Advanced, lalu centang “Show Develop menu in menu bar”. Sekarang menu Develop akan muncul di bilah atas. Klik “Show Web Inspector” atau tekan Command+Option+I. Jendela inspektur akan muncul di bagian bawah halaman, lengkap dengan tab Elements, Console, dan Network.
Ini sangat membantu pengembang web yang ingin melakukan debugging cepat tanpa meninggalkan Safari. Anda bisa mengedit CSS secara langsung, memeriksa elemen responsif, dan menganalisis performa halaman hanya dengan alat bawaan.
14. Atur Ukuran Ikon Dock Hingga Sangat Kecil atau Besar Melalui Terminal

Slider di System Settings hanya menyediakan rentang ukuran yang terbatas. Dengan Terminal, Anda bisa menetapkan ukuran di luar batas itu—membuat ikon sangat kecil untuk menghemat ruang atau super besar untuk visibilitas.
Gunakan perintah: defaults write com.apple.dock tilesize -int 16; killall Dock untuk ikon mungil (ukuran default sekitar 48). Angka bisa diubah dari 16 hingga 256. Jika ingin ekstrem besar, coba 128 dan lihat perbedaannya.
Mengembalikan ke ukuran normal mudah: defaults delete com.apple.dock tilesize; killall Dock. Trik ini juga mempertahankan fitur perbesaran (magnification), jadi meskipun sangat kecil, Anda masih bisa mengarahkan kursor untuk memperbesar ikon sementara.
15. Buat Stacks di Desktop Secara Instan

Desktop yang penuh file bisa dirapikan hanya dengan satu klik kanan. Fitur “Use Stacks” mengelompokkan file berdasarkan jenis (Gambar, PDF, Dokumen, dll.) ke dalam tumpukan rapi yang bisa diperluas.
Klik kanan area kosong di desktop, lalu pilih “Use Stacks”. Semua file langsung tersusun dalam tumpukan di sisi kanan. Klik tumpukan untuk memperluas dan melihat isinya, klik lagi untuk menutupnya. Anda bisa mengubah pengelompokan berdasarkan tanggal, tag, atau jenis melalui menu “Group Stacks By”.
Fitur ini tidak mengubah lokasi file, hanya tampilannya. Nonaktifkan dengan klik kanan dan hilangkan centang pada “Use Stacks”. Sangat ideal untuk sesi kerja yang menghasilkan banyak tangkapan layar atau unduhan.
16. Baca Teks Apa Pun dengan Layanan Text-to-Speech Bawaan

macOS memiliki mesin text-to-speech berkualitas tinggi yang bisa membacakan teks apa pun yang dipilih, termasuk artikel web, PDF, atau catatan. Ini bisa menjadi asisten riset yang hebat.
Aktifkan melalui System Settings > Accessibility > Spoken Content. Nyalakan “Speak selection”, lalu atur kombinasi pintasan (default Option+Escape). Pilih suara dari puluhan pilihan bahasa. Kini, setiap kali Anda memilih teks lalu menekan pintasan, Mac akan membacakannya dengan lantang.
Anda juga bisa mengaktifkan “Speak items under the pointer” agar Mac otomatis membaca teks yang ditunjuk kursor setelah penundaan tertentu. Atur delay dan kecepatan suara sesuai preferensi. Fitur ini bekerja di seluruh sistem tanpa perlu menyalin teks ke aplikasi lain.
17. Kunci Folder dengan Enkripsi Disk Image Bawaan

Tak banyak yang tahu Disk Utility bisa membuat image disk terenkripsi yang berfungsi mirip folder terkunci. Anda bisa menyimpan file sensitif di dalamnya dan hanya bisa dibuka dengan kata sandi.
Buka Disk Utility, klik File > New Image > Image from Folder. Pilih folder yang ingin diamankan. Atur enkripsi ke “256-bit AES”, beri kata sandi, dan pilih “read/write” untuk format image. Simpan sebagai file .dmg. Setelah selesai, mount image dengan klik ganda dan masukkan kata sandi. Folder virtual ini akan muncul di Finder dan bisa diisi file seperti biasa.
Ketika selesai, eject image disk seperti melepas drive eksternal. Data di dalamnya aman terenkripsi. Cocok untuk dokumen pajak, password backup, atau materi kerja rahasia tanpa aplikasi pihak ketiga.
18. Matikan Suara Startup Mac Secara Permanen

Bunyi khas “chime” saat Mac menyala bisa mengganggu di perpustakaan atau ruang rapat. Meski pengaturan volume tidak memengaruhinya, Anda bisa membungkamnya lewat Terminal.
Jalankan perintah: sudo nvram StartupMute=%01. Masukkan kata sandi administrator saat diminta. Mulai saat itu, Mac tidak akan mengeluarkan suara saat booting. Untuk mengembalikannya, jalankan sudo nvram StartupMute=%00.
Perintah ini memodifikasi NVRAM (memori non-volatile) sehingga pengaturan bertahan meski setelah restart atau pembaruan sistem. Bagi yang menyukai suara startup, Anda bisa menyesuaikan volumenya dengan menekan tombol mute (F10) sebelum shutdown; volume startup akan mengikuti volume sistem saat itu.
19. Konversi Cepat Gambar ke Format Lain via Menu Klik Kanan

Fungsi “Quick Action” di Finder memungkinkan konversi gambar massal tanpa membuka aplikasi apa pun. Fitur ini tersembunyi di balik menu konteks dan bisa menghemat waktu editing yang berharga.
Pilih satu atau beberapa file gambar di Finder, klik kanan, dan arahkan ke “Quick Actions”. Pilih “Convert Image” dari submenu. Panel kecil akan muncul memungkinkan Anda memilih format output (JPEG, PNG, HEIF) dan ukuran (Actual, Small, Medium, Large).
Dengan satu klik, setiap gambar akan diduplikasi dalam format baru di folder yang sama. Jika Anda tidak melihat opsi ini, klik “Customize…” di bagian bawah menu Quick Actions untuk mengaktifkannya di System Settings > Privacy & Security > Extensions > Finder.
20. Aktifkan Mode Headphone Akustik Kustom untuk Suara Lebih Baik
macOS menyimpan dukungan untuk akustik headphone yang disesuaikan berdasarkan model tertentu dari Apple dan Beats. Namun, Anda juga bisa menambahkan profil audio kustom menggunakan audiogram untuk pengalaman mendengar yang dipersonalisasi.
Hubungkan headphone yang didukung (misalnya AirPods Max atau Beats Studio Pro). Buka System Settings > Accessibility > Audio & Visual > Headphone Accommodations. Aktifkan dan pilih opsi tuning seperti “Balanced Tone”, “Vocal Range”, atau “Brightness”. Anda juga bisa mengunggah audiogram dari aplikasi kesehatan untuk menyesuaikan frekuensi sesuai kondisi pendengaran.
Pengaturan ini berlaku secara transparan untuk semua audio—musik, panggilan, dan video. Nonaktifkan kapan saja tanpa memengaruhi profil equalizer aplikasi pihak ketiga. Ini adalah fitur aksesibilitas yang juga sangat bermanfaat bagi audiofil.