Bekerja dengan banyak jendela sekaligus bisa membuatmu lebih produktif. Namun layar yang penuh tumpukan aplikasi justru mengacaukan fokus. Di sinilah fitur split screen MacBook hadir sebagai solusi rapi. Fitur bawaan ini memungkinkan dua jendela berdampingan sempurna tanpa saling tumpuk.
Dengan split screen, kamu bisa menulis laporan sambil melihat data spreadsheet. Atau membalas email sambil mengikuti diskusi di Slack. Semua tampak profesional dan jauh dari kesan berantakan. Tutorial ini akan membimbingmu langkah demi langkah, dari dasar hingga trik mahir.
Kami akan membahas setiap metode aktivasi, penyesuaian ukuran, pintasan tersembunyi, hingga alternatif aplikasi pihak ketiga. Pastikan kamu membaca sampai akhir untuk menguasai multitasking maksimal di macOS. Siapkan MacBook-mu dan praktikkan langsung agar semakin mudah diingat.
Apa Itu Split View di macOS?
Split View adalah fitur bawaan macOS yang membagi layar menjadi dua bagian penuh. Dua aplikasi dapat berjalan berdampingan tanpa bilah menu ganda yang mengganggu. Fitur ini diperkenalkan sejak OS X El Capitan dan terus disempurnakan hingga macOS Sonoma. Semua model MacBook, baik MacBook Air maupun Pro, mendukung fitur ini.
Berbeda dengan sekadar mengubah ukuran jendela secara manual, Split View otomatis mengisi seluruh ruang kosong. Tidak ada celah atau tumpang tindih sedikit pun. Dock pun otomatis tersembunyi di mode ini, memberikan pengalaman imersif untuk fokus tinggi. Inilah mengapa Split View sangat ideal buat pengguna yang serius dengan produktivitas.
Meskipun sangat membantu, masih banyak pemilik MacBook yang belum memanfaatkannya secara maksimal. Bahkan pengguna lama sering melewatkan beberapa gestur pintar yang mempercepat alur kerja. Memahami cara kerja dasarnya adalah pondasi yang akan kita bangun sekarang.
Cara Mengaktifkan Split Screen di MacBook
Ada beberapa cara untuk mengaktifkan Split View. Kamu bisa menggunakan tombol hijau di sudut jendela, Mission Control, atau kombinasi pintasan. Setiap metode memiliki kelebihan masing-masing, tergantung preferensi dan kebiasaan. Kami akan jelaskan semuanya agar kamu bisa memilih yang paling nyaman.
Pastikan terlebih dahulu bahwa aplikasi yang hendak disandingkan sudah terbuka. Tidak semua aplikasi mendukung Split View, meskipun sebagian besar aplikasi modern kompatibel. Jika tombol hijau tampak redup atau tidak bereaksi, mungkin aplikasi tersebut memang tidak dirancang untuk ukuran penuh terbagi.
Mulailah dengan dua aplikasi yang sering kamu gunakan bersamaan, seperti Safari dan Notes. Praktikkan setiap langkah berikut tanpa buru-buru. Setelah terbiasa, kamu akan merasakan bedanya bekerja dengan dual-window yang terorganisir.
Metode 1: Menggunakan Tombol Hijau (Traffic Light)
Ini adalah cara paling visual dan mudah dipelajari oleh pengguna baru. Arahkan kursor ke tombol hijau di pojok kiri atas jendela. Tahan tombol tersebut hingga muncul tiga pilihan: Enter Full Screen, Tile Window to Left of Screen, dan Tile Window to Right of Screen.
Pilih opsi “Tile Window to Left of Screen” untuk menempatkan jendela di sisi kiri. Layar akan langsung terbelah dan jendela itu menempel rapi di kiri. Di sisi kanan, kamu akan melihat thumbnail aplikasi lain yang terbuka. Klik aplikasi yang ingin kamu letakkan di sisi kanan.
Jika kamu lebih suka jendela pertama di kanan, pilih “Tile Window to Right of Screen” lalu pilih aplikasi kedua dari deretan thumbnail. Sistem akan otomatis menempatkannya di sisi kiri. Setelah dua jendela terpasang, bilah pemisah vertikal tipis akan muncul di tengah.
Metode tombol hijau ini juga bisa diakses dengan mengeklik dan menahan tombol hijau tanpa harus klik kanan. Jika kamu sedang menggunakan trackpad, cukup tekan agak dalam untuk memicu reaksi yang sama. Cocok untuk mereka yang bekerja tanpa mouse eksternal.
Satu hal yang sering tidak disadari: kamu bisa memasukkan jendela ke split screen dengan menyeret tombol hijau langsung. Klik, tahan, lalu seret jendela ke sisi kiri atau kanan layar. Lepaskan saat area target menyala kebiruan, lalu pilih aplikasi pasangan.
Metode 2: Melalui Mission Control
Mission Control memberikan pandangan luas terhadap semua ruang kerja dan jendela. Aktifkan Mission Control dengan mengusap tiga atau empat jari ke atas di trackpad, atau tekan tombol F3. Di tampilan atas, kamu akan melihat baris Spaces, termasuk desktop dan aplikasi layar penuh yang sudah ada.
Trik berikutnya membutuhkan dua jendela yang masih dalam kondisi tidak full screen. Seret satu jendela dari area pratinjau ke atas, lalu lepaskan di atas thumbnail aplikasi lain yang sudah dalam mode full screen. Keduanya akan otomatis bergabung menjadi satu ruang Split View.
Cara ini efektif saat kamu sudah memiliki banyak aplikasi full screen dan ingin menyelipkan split screen tanpa keluar dari alur Mission Control. Kamu juga bisa menyeret jendela dari desktop langsung ke ruang Split View yang sudah ada, asalkan ruang itu belum penuh dua aplikasi.
Jika thumbnail ruang Split View tampak kosong sebagian, berarti masih tersedia slot. Geser jendela ke thumbnail itu hingga muncul tanda plus. Lepaskan, dan jendela akan menempel menggantikan atau menemani jendela yang sudah ada. Sangat praktis saat multitasking multitasking tingkat lanjut.
Metode 3: Pintasan Keyboard (Tersembunyi)
Ada pintasan keyboard global yang dapat memicu Split View tanpa menyentuh mouse. Sayangnya, macOS tidak menyediakan satu tombol ajaib langsung untuk split screen. Namun, kamu bisa mengombinasikan beberapa pintasan untuk mendekati pengalaman itu. Trik ini cocok buat power user yang menghindari trackpad.
Langkah pertama, gunakan Control + Command + F untuk masuk mode layar penuh di aplikasi pertama. Kemudian, buka Mission Control dengan Control + Panah Atas atau F3. Seret aplikasi kedua ke thumbnail aplikasi full screen yang baru dibuat menggunakan keyboard? Tidak semudah itu. Inilah keterbatasan metode ini.
Alternatif yang lebih mulus adalah mengaktifkan fitur “Move focus to next window” di System Settings > Keyboard > Keyboard Shortcuts > Keyboard. Atur kombinasi seperti Command + ` (backtick) untuk pindah antar jendela. Lalu gunakan perintah menu bar Tile Window dengan bantuan aksesibilitas keyboard, tetapi tetap butuh simulasi klik.
Karena native shortcut belum sepenuhnya sempurna, banyak pengguna beralih ke aplikasi seperti Magnet atau Rectangle yang menyediakan pintasan keyboard instant. Cukup tekan Control + Option + Panah Kiri untuk langsung meletakkan jendela di kiri. Tapi kita akan bahas tools ini di bagian terpisah.
Menyesuaikan Ukuran Jendela di Split View
Batas antara dua aplikasi tidak bersifat kaku. Kamu bisa menggeser pembagi vertikal untuk memberi ruang lebih pada salah satu jendela. Arahkan kursor tepat di garis pemisah tengah hingga berubah menjadi panah dua arah. Klik dan seret ke kiri atau kanan sesuai kebutuhan.
Rasio lebar bisa disesuaikan mulai dari kira-kira 25%:75% hingga 50%:50% secara normal. Untuk beberapa aplikasi, macOS memberikan batas minimal agar konten tetap terbaca. Jadi kamu tidak bisa membuat satu sisi terlalu sempit hingga hilang fungsi. Fleksibilitas ini membantu menonjolkan aplikasi prioritas.
Setelah diatur, sistem akan mengingat proporsi tersebut selama sesi Split View berjalan. Begitu kamu keluar dan membuat sesi baru, rasio akan kembali ke default 50:50. Tidak ada pengaturan bawaan untuk menyimpan custom ratio permanen, tetapi aplikasi pihak ketiga sering menyediakan fitur ini.
Menukar Posisi Aplikasi di Split Screen
Kamu tidak perlu menutup Split View hanya untuk menukar kanan-kiri jendela. Caranya sangat sederhana. Klik dan tahan bilah judul salah satu jendela, lalu seret ke sisi berlawanan melintasi pembagi. Jendela pasangan akan otomatis bertukar tempat.
Animasi pertukaran ini berlangsung halus di macOS modern. Bahkan drag bisa dilakukan dengan trackpad tanpa sentuhan kasar. Pastikan kamu menyeret dari area bilah judul, bukan dari area konten, untuk menghindari kesalahan input. Metode ini menjaga ritme kerja tetap cepat tanpa perlu keluar dari mode layar penuh.
Mengganti Aplikasi di Split View
Bagaimana jika kamu ingin mengganti salah satu aplikasi tanpa membongkar seluruh tampilan? Seret jendela baru dari Mission Control ke sisi Split View yang ada tidak selalu langsung berfungsi. Cara yang lebih mulus adalah keluar dari Split View terlebih dahulu, lalu buat ulang dengan pasangan baru.
Namun, ada trik yang bekerja di versi macOS terbaru. Saat Split View aktif, buka Mission Control. Seret jendela aplikasi pengganti ke atas thumbnail Split View yang tersedia. Lepaskan di sisi yang diinginkan. Jendela lama akan kembali ke desktop dan jendela baru menempel dengan pasangan lama tetap di posisinya.
Jika trik itu gagal, alternatifnya adalah dengan memaksa keluar dari mode split dan segera membangun komposisi ulang menggunakan tombol hijau. Waktu yang dibutuhkan untuk rebuild hanya beberapa detik. Oleh karena itu, perencanaan pasangan jendela sebelum memulai tetap penting.
Cara Keluar dari Split View
Mengakhiri sesi split screen juga mudah tetapi sering membuat bingung pengguna baru. Arahkan kursor ke atas layar hingga bilah menu muncul. Klik tombol hijau pada salah satu jendela. Jendela itu akan kembali ke ukuran desktop biasa, sedangkan jendela pasangannya tetap dalam mode layar penuh penuh di ruang terpisah.
Untuk keluar sepenuhnya dan mengembalikan kedua jendela, kamu harus mengulangi langkah yang sama pada jendela kedua. Alternatif kedua, seret pembagi tengah sekuat tenaga? Tidak. Gunakan Mission Control: arahkan kursor ke thumbnail Split View, lalu klik tombol silang yang muncul atau seret jendela keluar dari ruang Split View.
Jika semua cara di atas terasa kurang spontan, cukup tekan Escape (Esc) pada salah satu jendela saat mode layar penuh. Ini akan mengakhiri Split View untuk jendela itu. Kini kamu bisa kembali menggunakan aplikasi secara terpisah. Ingat, data tidak akan hilang, semua sesi tersimpan.
Tips Multitasking Maksimal dengan Split Screen
Menguasai tombol saja belum cukup. Kamu perlu strategi cerdas memadukan aplikasi agar produktivitas melonjak. Berikut beberapa rekomendasi pairing aplikasi favorit yang sering dipakai para profesional. Paduan ini memungkinkanmu menyelesaikan pekerjaan tanpa berganti-ganti ruang.
Kombinasi Safari + Notes sangat ideal untuk riset dan mencatat poin penting. Sisi kiri artikel, sisi kanan catatan langsung terisi. Tak perlu lagi copy-paste berulang. Banyak mahasiswa dan penulis mengandalkan pasangan ini saat mengerjakan makalah atau laporan mendalam.
Pasangan Finder + Preview juga patut dicoba. Di kiri, telusuri folder penuh PDF; di kanan, pratinjau dokumen terpilih tanpa membuka jendela baru. Kombinasi ini memangkas waktu sortir dokumen secara drastis, terutama untuk pekerja administrasi dan editor.
Untuk coding, sandingkan Xcode + Terminal atau VS Code + Simulator. Kamu bisa menulis kode sambil memantau log atau emulator. Bahkan, banyak developer membagi layar vertikal dengan aplikasi tambahan di monitor eksternal. Split View di MacBook menjadi fondasi pengaturan multi-layar yang kompleks.
Jangan lupakan Mail + Kalender. Baca email undangan sambil mengecek ketersediaan jadwal tanpa menutup aplikasi mana pun. Konsep serupa bisa diterapkan untuk Pesan + Foto bila kamu sering berbagi gambar. Seret dan lepas gambar dari Foto langsung ke percakapan di Pesan berfungsi sempurna dalam Split View.
Agar lebih efisien, biasakan untuk menempatkan aplikasi yang lebih sering diakses dengan keyboard di sisi dominan tanganmu. Untuk pengguna mouse eksternal, letakkan aplikasi yang banyak diklik di sisi tangan mouse. Pertimbangan ergonomis semacam ini mengurangi kelelahan selama sesi kerja panjang.
Manfaatkan juga fitur Hot Corners (pojok aktif) untuk memicu Mission Control atau Split View lebih cepat. Atur di System Settings > Desktop & Dock > Hot Corners. Misalnya, seret kursor ke pojok kanan bawah untuk langsung menampilkan jendela yang bisa dipasangkan. Ini memangkas satu langkah dari proses standar.
Aktifkan Stage Manager bersamaan dengan Split View? Bisa, tetapi agak kontradiktif. Stage Manager mengelompokkan jendela di sisi kiri, sementara Split View membutuhkan fokus penuh dua aplikasi. Jika kamu memaksakan keduanya, pengalaman bisa sedikit kacau. Untuk multitasking maksimal, pilih salah satu paradigma sesuai konteks.
Mengatasi Masalah Umum Split Screen di MacBook
Terkadang Split View tidak berfungsi seperti yang diharapkan. Berikut beberapa masalah yang sering dikeluhkan pengguna dan solusi ringkasnya. Jangan biarkan kendala kecil menghentikan produktivitasmu.
Tombol hijau tidak menampilkan opsi split: Periksa apakah aplikasi mendukung Split View. Aplikasi lama atau utilitas kecil kadang tidak kompatibel. Coba paksa dengan menyeret jendela ke atas thumbnail full screen di Mission Control. Jika masih gagal, pertimbangkan aplikasi window manager pihak ketiga.
Jendela tiba-tiba keluar dari Split View: Ini bisa terjadi jika kamu secara tidak sengaja menekan Esc atau mengklik tombol hijau tanpa sadar. Kemungkinan lain, aplikasi crash atau mengalami force quit, sehingga otomatis menghancurkan ruang Split. Pastikan aplikasi selalu terupdate untuk stabilitas terbaik.
Kursor tidak bisa menyesuaikan pembagi: Arahkan kursor pelan-pelan tepat di garis hitam tipis. Garis ini kadang nyaris tidak terlihat, terutama dengan wallpaper gelap. Coba gerakkan kursor dari sisi paling pinggir satu jendela menuju jendela lainnya, dan kursor akan berubah menjadi ikon penyesuaian.
Audio dari dua aplikasi bentrok: Saat memutar video di satu sisi dan musik di sisi lain, keduanya bisa bersuara bersamaan. Klik ikon speaker di menu bar atau Control Center, lalu atur volume per aplikasi jika tersedia. Untuk kontrol lebih detail, gunakan aplikasi seperti Background Music atau SoundSource.
Alternatif Aplikasi Pihak Ketiga untuk Split Screen
Bawaan macOS memang baik, tetapi banyak profesional membutuhkan kontrol lebih presisi. Aplikasi window manager menghadirkan pintasan keyboard instan, tata letak kustom, dan kemampuan snap ke seperempat layar. Berikut tiga aplikasi populer yang akan membawa multitasking MacBook ke level berikutnya.
Magnet
Magnet adalah aplikasi berbayar ringan di Mac App Store. Ia memungkinkan snap jendela ke berbagai posisi hanya dengan menyeret ke tepi atau menggunakan pintasan keyboard. Mendukung separuh, sepertiga, dua pertiga, bahkan seperempat layar. Cocok untuk monitor besar dan pengaturan multi-jendela yang lebih kompleks.
Pengoperasiannya sangat intuitif; seret jendela ke pojok kanan atas, maka ia akan mengisi seperempat kanan atas. Shortcut bawaannya seperti Control + Option + Panah Kiri/kanan membuat split screen instan. Magnet juga mendukung layar vertikal, sesuatu yang tidak dimiliki Split View bawaan. Sangat direkomendasikan untuk pengguna yang bekerja dengan monitor eksternal.
Rectangle
Rectangle adalah alternatif open-source gratis yang hampir setara dengan Magnet. Aplikasi ini menawarkan fungsionalitas snap serupa dengan kombinasi tombol yang dapat dikustomisasi penuh. Karena gratis, Rectangle menjadi pilihan populer di kalangan pengguna yang tidak ingin biaya tambahan.
Kelebihan Rectangle adalah kemampuannya mengabaikan area notch pada MacBook terbaru, sehingga tata letak tetap rapi. Ia juga menyediakan fitur “throw” untuk memindahkan jendela antar monitor dengan pintasan. Bagi kamu yang menyukai otomatisasi, Rectangle bisa diintegrasikan dengan skrip dan terminal.
BetterSnapTool
BetterSnapTool hadir dengan kustomisasi tingkat lanjut. Kamu bisa menentukan area snap kustom dengan ukuran piksel tertentu, bukan hanya preset sepertiga. Ada fitur “snap areas” yang muncul saat menyeret jendela, memvisualisasikan area target dengan overlay warna-warni.
Aplikasi ini juga mendukung penyimpanan layout kustom yang bisa dipanggil dengan sekali klik. Jika pekerjaan harianmu melibatkan susunan jendela yang sangat spesifik, BetterSnapTool layak dipertimbangkan. Harganya terjangkau dan sering mendapat update dari pengembanganya.
Integrasi Split Screen dengan Monitor Eksternal
Split screen di MacBook menjadi lebih dahsyat saat dipadukan dengan monitor eksternal. Kamu bisa memiliki sesi Split View terpisah di layar MacBook dan di layar eksternal secara bersamaan. Masing-masing ruang kerja bisa memiliki dua aplikasi penuh. Total empat aplikasi berjalan berdampingan sempurna.
Untuk mengaturnya, perlakukan setiap layar sebagai ruang mandiri. Di layar MacBook, buat Split View seperti biasa. Lalu pindahkan kursor ke monitor eksternal, klik desktop di sana untuk memfokuskan, dan buat Split View baru di monitor itu. Masing-masing memiliki Spaces independen.
Jika menggunakan aplikasi seperti Magnet atau Rectangle, monitor eksternal justru lebih nyaman karena ukuran besar memungkinkan quarter snap tanpa kehilangan keterbacaan. Pastikan pengaturan Displays di System Settings > Displays sudah mengaktifkan “Separate Spaces” agar Mission Control tiap layar tidak tercampur.
Kesimpulan
Split screen di MacBook adalah keterampilan fundamental yang membuka gerbang produktivitas modern. Kami telah membahas tiga metode aktivasi, tips penyesuaian, troubleshooting, hingga alternatif aplikasi luar biasa. Sekarang, semua tergantung pada konsistensi kamu mempraktikkannya.
Mulailah dengan kombinasi sederhana seperti Safari dan Notes. Bangun memori otot terhadap gestur, lalu tingkatkan ke pairing yang lebih kompleks. Jangan ragu mengeksplorasi aplikasi pihak ketiga jika kebutuhanmu melampaui batas native. Dengan penguasaan split screen, MacBook-mu berubah menjadi stasiun kerja multitasking yang sesungguhnya.
Semoga tutorial ini membantu kamu bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Setiap detik yang dihemat dari mengatur jendela adalah waktu yang bisa dipakai untuk berkarya. Selamat mencoba dan nikmati keleluasaan layar ganda tanpa perlu monitor tambahan.